Teknologi ETC di Jepang: membayar tol tanpa harus berhenti sama sekali


Jalan tol di Jakarta, sudah bayar masih dapat "bonus" kemacetan yang Ruaarrr Biasa, belum lagi harus ngantri yang puaaaaannnnnjang hanya untuk membayar di pintu tol ditambah dengan orang yang membayar pake pecahan 1 juta rupiah. Emang ada? :D

Di Jepang, dengan menggunakan sistim ETC (Electronic Toll Collection System) maka anda tidak perlu lagi berhenti untuk membayar tol, cukup dengan berjalan maksimum 20 km per jam pada saat mendekati pintu tol maka secara otomatis pembayaran telah dilakukan.






Cara kerjasanya sangat sederhana, sebelum pintu tol, telah dipasangkan sebuah perangkat pembaca kartu secara nirkabel dan saat anda mendekati pintu tol tersebut, otomatis pintu penghalang otomatis akan terbuka.

Untuk menikmati pembayaran otomatis ini, tentu saja harus membeli semacam voucher yang nantinya diletakkan di dalam mobil yang dimasukkan ke dalam suatu perangkat elektronik (ETC Card Reader).

ETC Card Reader dari Panasonis tipe CY-ETC908 adalah model keluaran terbaru yang bentuknya lebih kecil dan lebih user friendly, bahkan ada peringatan dalam bentuk suara bila voucher anda sudah habis.

Seingat kami, pemerintah kita juga akan memberlakukan sistim pembayaran secara elektronik tapi tetap saja harus membayar dan berarti masih memungkinkan terjadinya antrian di pintu tol, belum lagi mobil di depan yang begitu lama membayar karena masih mencari-cari dimana kartu terebut diletakkan. :-)

Berikut ini video mengenai sistim ETC, walaupun dalam bahasa Jepang tetapi mudah dimengerti kok. Yang aneh dalam video ini, ternyata banyak sekali kecelakaan yang terjadi pada saat membayar tol di Jepang. :D

Related Posts by Categories



0 comments:

Posting Komentar

My Sponsor

Get 4Shared Premium! 100 Blog Indonesia Terbaik Adsense Indonesia